Sejarah Pramuka di Dunia dan di Indonesia Beserta Biografi Pendirinya

Sejarah Pramuka

SEJARAH PRAMUKA – Baik itu di Indonesia maupun dunia, tidak dipisahkan dari sosok Bapak Pandu Sedunia, pendiri gerakan Pramuka, Baden Powell. Sejarah tersebut dimulai saat Pria yang memiliki nama lengkap Lord Robert Baden Powell Gilwell ini memulai perkemahan pertamanya bersama dengan 22 orang anak laki-laki di tanggal 25 Juli 1907 di Pulau Brownsea, Inggris.

Perkemahan ini berjalan selama 8 hari, itu menjadi pondasia sejarah penting dari lahirnya gerakan Pramuka Dunia. Ciri khas militer yang telah menyatu pada dirinya, membuat Baden Powell dikenal sebagai sosok yang sangat tegas, terampil dan disiplin. Sifat-sifat yang memang sudah menjadi ciri khas dari gerakan Pramuka.

Nah, pada kesempatan kali ini kita akan mengupas kembali sejarah berdirinya gerakan pramuka. Pembicaraanya akan membahas seputar sosok tokoh yang sangat penting, yakni pendiri gerakan Pramuka. Sejarah Pramuka di dunia dan tentu juga sejarah Pramuka di Indonesia, Selamat membaca!.

Biografi Pendiri Pramuka, Baden Powell

Sejarah Pramuka
ilmusejarah.com

Tadi telah kita singging sedikit bahwa tokoh penting yang menjadi latar belakang berdirinya gerakan Pramuka adalah Bapak Baden Powell. Membicarakan tentang gerakan Pramuka di dunia dan di Indonesia tentu sangat janggal jika tidak mengenal siapa Baden Powell. Selain sebagai pendiri gerakan Pramuka dunia, pengalaman Lord Baden Powell adalah orang yang mendasari pembinaan remaja di Inggris yang setelah itu berkembang dan beradaptasi sebagai sistem pendidikan kepramukaan di dunia.

Siapa itu Baden Powell?

Baden Powell adalah Bapak Pandu atau Chief of the World yang sangat dikenal dengan panggilan Baden Powell lahir di London, Inggris pada 22 Februari 1857, saat lahir diberi nama Robert Stephenson Smyth Powell. Ayahmya bernama Domine Baden Powell, yang merupakan seorang profesor geometri di Universitas Oxford yang mennggal saat Baden Powell masih kecil

Karena dari kecil Baden Powell telah ditinggal oleh ayahnya, beliau memperoleh pendidikan karakter dan berbagai macam keterampilan dari ibu dan saudara-saudaranya. Peran sang ibu yang sangat penting bagi perkembangannya sangat diakui oleh Baden Powell. Beliau pernah mengungkapkannya “Rahasia keberhasilan saya adalah ibu saya”.

Baden Powell kecil merupakan anak yang cerdas, lucu, dan ceria. Sifat ini membuat Baden Powell sangat disenangi oleh teman-temannya. Selain itu, Baden Powell juga dikenal sangat terampil dalam memainkan alat musik piano dan biola dan juga mahir ber-teater, berenang, berkemah, berlayar, menggambar dan mengarang.

Setelah beranjak dewasa, Baden Powell kemudian bergabung dengan angkatan militer Inggris. Banyak hal telah dialami oleh Baden Powell selama menjadi tentara. Pengalaman-pengalaman tersebut beliau abadikan dan dibukukan dengan judul “Aids to Scouting” pada tahun 1899.

Buku ini berisi penjelasan dan panduan untuk tentara muda Inggris dalam melaksanakan tugasnya di lapangan. Tak disangka, buku karyanya tersebut terjual laris di Inggris. Bahkan, buku ini juga telah banyak dibaca oleh para guru dan organisasi kepemudaan.

Melihatnya antusias pembaca terhadap buku “Aids to Scouting“, Seorang pendiri organisasi pemuda di Inggris , Willian Alexander Smith menyaraknakan kepadanya untuk menulis ulang buku tersebut. Baden Powell menyetujui saran tersebut. Buku itupun ditulis ulang oleh Baden Powell, akan tetapi dengan berbagai revisi agar cocok dan bisa dibaca oleh remaja-remaja yang bukan berasal dari ketentaraan.

Awal Permulaan

Untuk menguji semua ide yang terkandung di dalam buku barunya tersebut, Baden Powell melaksanakan sebuah acara perkemahan di Brownsea Island, Inggris, bersama dengan 22 remaja laki-laki yang mempunyai latar belakang yang berbeda. Perkemahan tersebut berlangsung selama 8 hari, yakni dari tanggal 25 Juli hingga 2 Agustus 1907.

Sejak perkemahan ini, Baden Powell bertambah serius untuk mengembangkan gerakan kepanduan. Bahkan, di tahun 2010 beliau telah memutuskan untuk mengakhiri karirnya di bidang militer dengan pangkat terakhirnya Letnan Jendral agar dapat fokus dalam mengembangkan pendidikan pramuka. Sebuah totalitas yang sangat luar biasa yang beliau kembangkan demi majunya dunia pramuka.

Pada tahun 1939, Baden powell beserta istrinya memutuskan untuk pindah dan menetap di Nyeri, Kenya. Seiring dengan hal tersebut, kondisi kesehatan Baden Powell mulai menurun, Ia mulai sakit-sakitan. Hingga di tanggal 8 Januari 1941, Baden Powell sang pendiri pramuka meniupkan nafas terakhirnya dan menutup usianya, beliau dimakamkan di pemakaman St. Peter, Nyeri Kenya.

Sejarah Pramuka di Dunia

Sejarah Pramuka
ilmusejarah.com

Sejarah Pramuka di Dunia

Semenjak Baden Powell menuliskan pengalamannya di dalam buku karyanya “Scouting for Boys” di tahun 1908, hal tersebut dianggap sebagai cikal bakal lahirnya gerakan Pramuka. Buku itu sengaja beliau buat sebagai panduan dalam acara perkemahan yang beliau rintis. Bukan hanya di Inggris, buku ini juga sangat laris di negara-negara lain.

Sejak itu organisasi-organisasi Pramuka pun mulai bermunculan, yang sebelumnya hanya dikhususkan untuk anak laki-laki saja dengan nama “Boys Scout”. Pada tahun 1912, Baden Powell dibantu adik perempuannya, Agnes, Baden Powell mendirikan organisasi Pramuka untuk perempuan dengan diberi nama “Girl Guides”.

Tidak butuh waktu lama, sejak buku “Scouting for Boys” diterbitkan, Pramuka semakin dikenal di seluruh Britania Raya dan Irlandia. Pada tahun 1910 beberapa negara juga telah memiliki organisasi Pramuka, diantaranya Prancis, Jerman, Yunani, Argentina, Denmark, Amerika Serikat, Singapura, Swedia, Russia, Finlandia, Meksiko, India dan Belanda.Organisasi rintisan Baden Powell terus mengalami perkembangan.

Pada tahun 1916, berdiri organisasi Pramuka untuk usia siaga yang diberi nama CUB (anak srigala). Kelompok ini juga sudah dilengkapi dengan buku panduan kegiatan dengan mengadopsi karya Rudyard Kipling yang berjudul “The Jungle Book”. Buku tersebut bercerita tentang Mowgli si anak rimba yang dipelihara oleh induk srigala di dalam hutan.

Baden Powell terus bergerak dan di tahun 1918 beliau mendirikan sebuah kelompok yang dikhususkan untuk remaja-remaja yang sudah berusia 17 tahun, kelompok tersebuut diberi nama “Rover Scout”. Pada tahun 1922, Baden Powell kembali menerbitkan buku yang berjudul “Rovering to Success” (Mengembara menuju sukses). Buku tersebut berkisah tentan seorang pemuda yang harus mengayuh perahu sampannya ke pantai bahagia.

Sejarah Awal Jambore Dunia

Jambore dunia dilaksanakan untuk pertama kalinya pada tanggal 30 Juli 8 Agustus 1920 di Olympia Hall, London. Sebanyak 34 negara dan 8.000 anggota Pramuka ikut serta dalam mengikuti acara Jambore itu. Pada kesempatan itu juga, Baden Powell dinobatkan sebagai Bapak Pandu Sedunia (Chief Scout of The World).

Di tahun yang sama, dibentuklah Dewan Internasional Pramuka yang beranggota 9 orang. Kota London ditetapkan sebagai kator sekretariat Pramuka sedunia. Walaupun kemudian pada tahun 1958 kantor tersebut dipindahkan ke Ottawa, Kanada. Terakhir pada tahun 1968, sekretariat Pramuka sedunia pindah lagi ke Geneva, Swiss.

Jambore Pramuka Sedunia

Sejarah Pramuka
ilmusejarah.com

Saat semenjak itu, acara Jambore Dunia terus diselenggarakan sampai saat ini. Jambore selanjutnya, yakni Jambore XXIV akan dilaksanakan di West Virginia, Amerika Serikat. Berikut ini daftar lengkap Jambore Dunia yan pernah diselenggarakan:

Jambore I Dunia tahun 1920: Olympia, Kensinton, London Inggris (8.000 orang)

Jambore II Dunia tahun 1924: Ermelunden, Denmark (4.549 orang)

Jambore III Dunia tahun 1929: Birkenhead, Inggros (30.000 orang)

Jambore IV Dunia tahun 1933: Godollo, Hungaria (25.792 orang)

Jambore V Dunia tahun 1937: Vogelenzang, Bloemendaal, Belanda (28.750 orang)

Jambore VI Dunia tahun 1947: Moisson, Prancis (24.152 orang)

Jambore VII Dunia tahun 1951: Bad Ischl, Austria (12.884 orang)

Jambore VIII Dunia tahun 1955: Niagara-on-the-Lake, Kanada (11.139 orang)

Jambore IX Dunia tahun 1957: Sutton Park, Inggris (30.000 orang)

Jambore X Dunia tahun 1959: Los Banos, Laguna, Filipina (12.203 orang)

Jambore XI Dunia tahun 1963: Marathon, Greece (14.000 orang)

Jambore XII Dunia tahun 1967: Farragut State Park, Amerika Serikat (12.011 orang)

Jambore XIII Dunia tahun 1971: Fujinomiya, Jepang (23.758 orang)

Jambore XIV Dunia tahun 1975: Lillehammer, Norwegia (17.259 orang)

Jambore XV Dunia tahun 1979: Neyshabur, Iran (dibatalkan)

Jambore XV Dunia tahun 1983: Calgary, Kanada (14.752 orang)

Jambore XVI Dunia tahun 1987-1988: Sydney, Australia (14.434 orang)

Jambore XVII Dunia tahun 1991: Gunung Seorak, Korea Selatan (20.000 orang)

Jambore XVIII Dunia tahun 1995: Flevoland, Belanda (28.960 orang)

Jambore XIX Dunia tahun 1998-1999: Picarquín, Chili (31.000 orang)

Jambore XX Dunia tahun 2002-2003: Sattahip, Thailand (24.000 orang)

Jambore XXI Dunia tahun 2007: Hylands Park, Inggris (38.074 orang)

Jambore XXII Dunia tahun 2011: Rinkaby, Swedia (40.061 orang)

Jambore XXIII Dunia tahun 2015: Kirarahama, Jepang

Sejarah Pramuka di Indonesia

Sejarah Pramuka di Indonesia bisa dikatakan unik, karena kemunculannya diwarnai dengan proses pasang surut dalam berorganisasi. Masa awal-awal tumbuhnya gerakan Pramuka di Indonesia adalah pada saat Indonesia masih dalam masa penjajahan. Oleh sebab itu, dalam pembahasan kali ini mengenai sejarah Pramuka di Indonesia akan kita urai menjadi tiga bagian, yaitu Sejarah Pramuka pada masa penjajahan Belanda, Sejarah Pramuka pada masa penjajahan Jepang, dan Sejarah Pramua pada masa Indonesia merdeka.

Sejarah Pramuka di Indonesia Pada Masa Penjajahan Belanda

Organisasi Pramuka Baden Powell ternyata sampai gaungnya ke Indonesia. Gerakan Pramuka ini dibawa langsung oleh Penjajah Belanda ke Indonesia di masa kolonial. Belanda mendirikan organisasi kepanduan pertama di Indonesia yang diberi nama NIPV (Nederland Indische Padvinders Vareenigning) yang berarti Persatuan Pandu-pandu Hindia Belanda. Istilah Padvinders merujuk pada istilah organisasi Pramuka yang ada di negeri Belanda.

Ternyata organisasi kepanduan ini mendapat perhatian dari para pemimpin gerakan kemerdekaan Indonesia. Mereka melihat bahwa pada pendidikan dan pelatihan gerakan kepanduan bisa dimanfaatkan untuk membentuk karakter manusia, khususnya untuk penduduk Indonesia. Para tokoh pergerakan tersebut sepakat untuk mendirikan organisasi yang sama.

Semenjak itu mulailah bermunculan organisasi-organisasi kepanduan yang dilatarbelakangi oleh tokoh-tokoh pergerakan kemerdekaan, seperti HW (Hisbul Wathon, JPO (Javaanse Padvinders Organizatie), JJP (Jong Java Padvindery), SIAP (Sarekat Islam Afdeling Padvindery) dan NATIPJ (Nstionale Islamitche Padvindery).

Pemakaian istilah Padvendery yang digunakan dalam kelompok-kelompok tersebut tidak disukai dan dilarang oleh Belanda. Akan tetapi para tokoh nasional Indonesia tidak kehabisan ide. Salah satu tokoh pergerakan kemerdekaan K.H Agus Salim, istilah Padvindery diganti dengan istilah Pandu dan Kepanduan.

Berkembangnya Organisasi Kepanduan

Setelah peristiwa Sumpah pemuda, Rakyat Indonesia mulai sadar terhadap rasa nasionalis. Beberapa organisasi kepanduan berkembang menjadi organisasi yang lebih besar. Pada tahun 1930, organisasi PK (Pandu Kesultanan), IPO, dan PP (Pandu Pemuda Sumatera) bergabung menjadi satu dan membentuk KBI ( Kepanduan Bangsa Indonesia).

Pada tahun 1931, didirikanlah wadah baru untuk gerakan kepanduan Indonesia yang diberi nama PAPI (Persatuan Antar Pandu Indonesia). Beberapa tahun setelah itu, tepatnya pada tahun 1938, organisasi ini berubah nama menjadi BPPKI (Badan Pusat Persaudaraan Kepanduan Indonesia). Badan Pusat Persaudaraan Kepanduan Indonesia (BPPKI) berencana untuk melakukan kegiatan All Indonesia Jamboree, sebagai upaya menggalang rasa persatuan dan kesatuan bangsa.

Akan tetapi,, sepertinya rencana tersebut tidak berjalan lancar, beberapa perubahan harus segera dilakukan, baik itu pada waktu pelaksanaan maupun dengan nama kegiatan. Setelah melakuakan beberapa pertimbangan, kegiatan ini akhirnya bisa dilaksanakan. Nama kegiatan yang disepakati diganti dengan PERKINO (Perkemahan Kepanduan Indonesia Oemoem) dan diselenggarakan pada tanggal 29 hingga 23 juli 1941 di Yogyakarta. Perkemahan inilah yang menjadi otak pelaksanaan kegiatan Jambore Nasional yang sering kita perhatikan saat sekarang ini.

Sejarah Pramuka Indonesia Pada Masa Penjajahan Jepang

Gerakan Pramuka Indonesia masih tetap bertahan dibawah penjajahan Jepang. Akan tetapi, gerakan kepanduan ini mendapatkan beberapa hambatan. Pada masa Perang Dunia ke-2, tentara Jepang melakukan penyerangan terhadap Belanda. Banyak tokoh Kepanduan Indonesia yang ditarik masuk ke PETA, Keibondan dan Seinendan, organisasi yang dibentuk Jepang yang dimanfaatkan untuk tentara Jepang.

Tidak hanya itu, ternyata Jepang melarang berdirinya Partai dan Organisasi pada rakyat Indonesia, termasuk gerakan kepanduan. Jepang menganggap organisasi tersebut berbahaya, karena bisa meningkatkan semangat persatuan dan kesatuan Indonesia. Akan tetapi, upaya mereka tidak dapat menyurutkan semangat para tokoh Kepanduan Indonesia untuk menyelenggarakan PERKINO II, banyak pandu yang ikut terjun dan saling membantu dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia untuk mengusir tentara Jepang.

Sejarah Pramuka Indonesia Masa Kemerdekaan

Setelah Proklamasi Kemederkaan Indonesia, pada tanggal 28 Desember 1945 di kota Solo, dibentuklah Organisasi Pandu Rakyat Indonesia. Organisasi ini ditetapkan sebagai satu-satunya tempat dimana anggota kepanduan Indonesia bernaung. Penetapan ini dikuatkan juga dengan keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan dan Pengajaran Nomor 93/Bhg.A, tanggal 1 Februari 1947.

Namun, seiring berjalannya waktu, organisasi-orgnasisai kepanduan yang sebelumnya pernah ada pada perang dunia ke-2 kembali lahir. Oleh karena itu Menteri Pendidikan, Pengajaran dan Kebudayaan mengeluarkan keputusan Nomor 2344/Kab, pada tanggal 6 September 1951 yang memungkinkan berdirinya organisasi

Namun, seiring berjalannya waktu, tahun 1950 banyak bermunculan organisasi-organisasi kepanduan yang pernah ada pada Perang Dunia ke-2. Oleh sebab itu, Menteri Pendidikan, Pengajaran, dan Kebudayaan mengeluarkan Keputusan Nomor 23441/Kab, Tanggal 6 September 1951 yang memungkinkan berdirinya organisasi kepanduan lain selain dari Pandu Rakyat Indonesia.

Memasuki tahun 1961, sudah ada sekitar 100 organisasi kepanduan yang ada di Indonesia. Organisasi-organisasi tersebut tergabung dalam 3 federasi yaitu, Persatuan Pandu Putri Indonesia (POPPINDO), Ikatan Pandu Indonesia (IPINDO) dan Persatuan Kepanduan Puteri Indonesia (PKPI). Akan tetapi, untuk menyikapi kelemahan yang ada, maka ketiga federasi tadi digabung menjadi satu membentuk Persatuan Kepanduan Indonesia (PERKINDO).

DIkarenakan adanya kepentingan satu golongan yang tinggi mengakibatkan PERKINDO masih lemah. Kelemahan tersebut disadari oleh pihak komunis yang ingin mengubah PERKINDO menjadi gerakan Pioner Muda, seperti yang ada di negara-negara komunis. Akan tetapi, Jiwa semangat Pancasila PERKINDO membuat seluruh anggotanya menentang keras kemauan Komunis tersebut.

Untuk menghambat kepentingan komunis tersebut, dikeluarkan Keppres No. 238 tahun 1961 mengenai Gerakan Pramuka, dan ditandatangai oleh Ir. Juanda, yang pada saat itu menjabat sebagai Pjs Presiden Republik Indonesia, karena Presiden Soekarno sedang dalam kunjungan ke Jepang.

Melalui Keppres tersebut, pemerintah menetapkan Gerakan Pramuka sebagai satu-satunga Organisasi di wilayah Indonesia yang mendapatkan izin untuk melakukan pendidikan kepramukaan, sehingga organisasi lain yang memiliki kesamaan dengan gerakan Pramuka dilarang keberadaannya.

Perkembangan Gerakan Pramuka Indonesia

Gerakan Pramuka berkembang dengan pesat sangat ditunjang oleh ketentuan dalam Anggaran dasar gerakan Pramuka yang mengatur metode pendidikan Kepramukaan. Ketentuan tersebut memberikan banyak perubahan untuk gerakan Pramuka, yakni menjadikan Pramuka lebih kuat secara organisasi dan cepat berkembang dari kota ke desa.Dengan adanya pengaturan yang jelas mengenai sistem Majelis Pembimbing dan disiplin dijalankan pada setiap tingkatan, baik itu di tingkat Nasional maupun pada tingkat Gugus depan.

Pada tanggal 14 Agustus 1961, Gerakan Pramuka secara resmi diperkenalkan ke seluruh masyarakat Indonesia. Apel besar Pramuka yang dihadiri oleh 10.000 anggota Gerakan Pramuka dilanjutkan dengan pawai pembangunan defile di hadapan Presidenm serta berkeliling mengelilingi Jakarta. Peristiwa pengenalan ini terjadi pada tanggal 14 Agustus 1961 dan kemudian ditetapkan sebagai hari Pramuka Nasional yang diperingati setiap tahun oleh seluruh anggta Gerakan Pramuka Se-Indonesia.

Jambore Nasional Indonesia

Jambore Nasinal (Jamnas) merupakan istilah yang disematkan saat Pertemuan Pramuka Penggalang se-Indonesia dengan bentuk perkemahan besar, pertemuan ini diselenggarakan oleh Kwartir Nasional (Kwarnas). Jambore Nasional dilaksanakan sekali dalam 5 tahun dengan peserta yang berasal dari seluruh Kabupaten dan Kota se-Indonesia.

Hingga saat ini kegiatan Jambore Nasional telah diadakan 10 kali, berikut ini adalah daftar lengkap Jambore Nasional yang sudah pernah diselenggarakan:

Jambore Nasional ke-1 tahun 1973: Situ Baru, Jakarta

Jambore Nasional ke-2 tahun 1977: Sibolangit, Sumatera Utara

Jambore Nasional ke-3 tahun 1981: Cibubur, Jakarta

Jambore Nasional ke-4 tahun 1986: Cibubur, Jakarta

Jambore Nasional ke-5 tahun 1991: Cibubur, Jakarta

Jambore Nasional ke-6 tahun 1996: Cibubur, Jakarta

Jambore Nasional ke-7 tahun 2001: Baturaden Jawa Tengah

Jambore Nasional ke-8 tahun 2006: Jatinangor, Jawa Bara

Jambore Nasional ke-9 tahun 2011: Danau teluk gelam Kab. Ogan Komering Ilir Sumatera Selatan

Jambore Nasional ke-10 tahun 2016: Cibubur, Jakarta.

Sekian Uraian mengenai Sejarah Pramuka di Dunia dan Indonesia (Lengkap), semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan Anda.

Terima Kasih

Sejarah Permainan Bola Voli di Dunia dan Indonesia Beserta Aturan dan Teknik Bermainnya

Sejarah Permainan Bola Voli – Permainan bola voli adalah salah satu olahraga yang sangat disukai oleh banyak orang. Di Indonesia sendiri, penggemar dari olaraga voli ini mulai banyak bermunculan.

Hal tersebut dapat kita lihat dari banyaknya pertandingan resmi di Indonesia yang diselenggarakan serta munculnya komunitas-komunitas penggemar bola voli yang hadir di Indonesia.

Artikel ini akan membahas mengenai sejarah, pengertian, teknik, peraturan ukuran dan semua tentang bola voli secara lengkap.

Pengertian Permainan Bola Voli

Sejarah permainan bola basket
ilmusejarah.com

Bola voli merupakan olahraga yang dimainkan oleh dua tim yang saling berlawanan. Masing-masing dari tim memiliki enam anggota pemain. Terdapat juga variasi permainan bola voli pantai yang masing-masing setiap tim hanya memiliki dua orang pemain.

Selain bisa dimainkan secara bertim, terdapat juga variasi permainan bola voli yang bisa dimainkan secara berpasangan ataupun satu lawan satu. Tujuan dari permainan bola voli ini adalah melempar bola dari atas net agar bisa jatuh ke arena bermain lawan dan mencegah lawan melakukan penyerangan serupa terhadap tim.

Olahraga Bola Voli dibawah arahan FIVB (Federation Internationale de Volleyball) sebagai induk organisasi voli Internasional. Sedangkan di Indonesia sendiri, olaraga bola voli berada di bawah naungan PBVSI (Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia).

Olahraga bola voli ini adalah salah satu cabang olahraga yang memerlukan kelincahan pemain dan juga kerjasama tim yang baik. Setiap pemain akan bergerak untuk melakukan serangan (smash) dan bertahan menghadapi serangan lawan. Kesiagapan dan juga kelincahan pemain sangat dibutuhkan agar bisa membentuk tim voli yang tangguh.

Sejarah Permainan Bola Voli Di Dunia

Sejarah permainan bola voli di dunia
ilmusejarah.com

Berikut ini merupakan fakta-fakta mengenai sejarah permainan bola voli di dunia, mulai dari ditemukannya cabang olahraga ini hingga bisa kamu mainkan dengan teman-temanmu.

Olahraga Voli Awalnya Bernama Mintonette

Sejarah Permainan bola voli
Dahulu bernama mintonette

Pada awal sejarah, permainan bola voli ini bernama Mintonette. Olahraga Mintonette ini ada awalnya ditemukan oleh seorang Instruktur pendidikan jasmani (Director of Phsycal Education) yang bernama William G. Morgan di YMCA pada tanggal 9 Februari 1895, di Holyoke, Massacusetts, Amerika Serikat.

YMCA (Young Men’s Christian Association) adalah suatu organisasi yang didesikasian untuk mengajarkan ajaran-ajaran pokok umat Kristen kepada para pemuda, sebagaimana seperti yang telah diajarkan Yesus. Organisasi ini didirikan pada tanggal 6 Juni tahun 1884 tepatnya di London, Inggris oleh George William.

Terinspirasi Dari Bola Basket

Setelah bertemu dengan James Naismith (seorang pencipta olahraga bola basket) yang lahir pada tanggal 6 November 1861 dan meninggal di tanggal 28 November 1939. Morgan sendiri menciptakan sebuah olahraga baru yang dikenal dengan nama Mintonette.

Sama halnya dengan James Naismith G. Morgan juga ikut mengkontribusikan hdiupnya sebagai instruktur pendidikan jasmani. Willian G. Mirga yang merupakan mahasiswa lulusan Springfield College of YMCA, menciptakan olahraga Mintonette ini empat tahun sesudah diciptakannya olahraga bola basket oleh James Naismith.

Kombinasi Dari Beberapa Permainan

Olahraga permainan Mintonette sebenarnya adalah sebuah permainan yang diciptakan dengan mengkombinasi beberapa jenis permainan. Tepatnya, permainan Mintonette diciptakan dengan mengadopsi empat macam olahraga permainan dan menjadi satu, yaitu baseball, tenis, bola basket dan yang terakhir adalah bola tangan (handball).

Pada mulanya, permainan ini diciptakan khusus untuk anggota YMCA yang telah tidak lagi berusia muda, sehingga permainan ini dibuat sekatif permainan bola basket.

Berubah Nama Menjadi Voli

perubahan nam yang awallnya Minonette menjadi Volleyball (bola voli) terjadi di tahun 1896, tepatnya pada pertandingan pertamanya demonstrasi pertandingan pertamanya di event International YMCA Training School.

Dr. Luther Halsey Gulick (Director of the Professional Physical Education Training School sekalian sebagai Executive Director of Department of Physical Education of the International Committee of YMCA) mengajak dan meminta Morgan untuk mengenalkan permainan baru yang sudah ia ciptakan di stadion kampus yang baru.

Di dalam sebuah konferensi yang diadakan di kampus YMCA, Springfield tersebut juga dihadiri oleh semua instruktur pendidikan jasmani. Dalam kesempatan ini, Morgan membawa dua tim yang pada masing-masing tim memiliki anggiota lima orang.

Pada kesempatan itu, Morgan juga menjelaskan bahwa permainan tersebut adalah permainan yang bisa dimainkan di dalam ruangan maupun di luar ruangan dengan sangat bebas. Dan menurut penjelasannya pada waktu itu, permainan ini bisa juga dimainkan oleh banyak pemain.

Sejarah Permainan Bola Voli Di Indonesia

sejarah permainan bola voli
ilmusejarah.com

Permainan bola voli masuk ke Indonesia pada masa penjajahan Belanda, tahun 1928. Akan tetapi, pada saat iru bola voli hanya bisa dimainkan oleh orang-orang Belanda dan para bangsawan. Karena pada waktu itu untuk mengembangkan olahraga (termasuk olahraga voli) di Indonesia, guru-guru pendidikan jasmani berasal dari Belanda.

Selain para guru pendidikan jasmani, para anggota tentara juga memiliki peran dalam pengembangan dan pengenalan permainan bola voli di Indonesia. Mereka sering bermain bola voli di asrama-asrama dan di lapangan terbuka. Mereka juga suka mengadakan pertandingan bola voli antar company.

Terbentuknya PBVSI

Permainan olahraga bola voli berkembang sangat pesat di Indonesia, sehingga tidak butuh waktu yang lama, mulai bermunculan klub-klub bola voli di kota-kota besar di Indonesia. Dengan adanya kejadian inilah, akhirnya pada tanggal 22 Januari tahun 1955, didirikan PBVSI (Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia) di Jakarta.

Bersamaan dengan hal tersebutm diadakan juga perlombaan bola voli nasional untuk pertama kalinya. Sejak didirikan, PBVSI mulai aktif mengembangkan berbagai kegiatan bola voli di Indonesia, baik itu di dalam negeri maupun di luar negeri dan hal tersebut masih terus berlangsung hingga sekarang.

Teknik Dasar Permainan Bola Voli

Secara garis besar, teknik dasar pada permainan bola voli tu terbagi atas 4 macam, yaitu serving, passing, dan attacking. Akan tetapi, pada kebanyakan sumber lainnya kita akan menemukan bahwa 4 teknik dasar dalam permainan bola voli ini terdiri dari service, passing, smash dan blocking.

Jadi kita ambil yang mana? yang kedua. Oke, mari langsung saja kita masuk ke penjelasan tentang 4 teknik dasar permainan bola voli ini beserta cara melakukannya…

1. Teknik Dasar Service Dalam Permainan Bola Voli

Service adalah teknik dasar dalam permainan bola voli yang pertama kali harus dipelajari jika kamu merupakan seorang pemula dalam permainan bola voli.

Jika kamu belum mengetahui apa itu service, maka service adalah pukulan pada permainan bola voli yang dilakukan untuk melewati net ke daerah yang kososng pada daerah tim lawan atau mengarah ke pemain lawan yang kelihatan lemah, sehingga tidak dapat diolah oleh pemain lawan tadi sehingga tim kita mendapatkan poin.

Service adalah teknik dasar bermain bola voli  yang pertama kali harus kamu pelajari kalau kamu merupakan seorang pemula dalam permainan bola voli.

Dalam teknik melakukannya, teknik service ini dibagi lagi menjadi beberapa cara, diantaranya yaitu:

Service bawah

Teknik Service bawah dilakukan dengan beberapa langkah, sebagai berikut:

  1. Pemain berdiri dengan satu kaki di depan sebagai tumpuan dan menghadap kearah net.
  2. Berat badan bertumpu pada kaki belakang.
  3. Lambungkan bola voli keatas dengan rendah.
  4. Gerakkan tangan kebelakang, setelah itu ayunkan kedepan untuk memukul bola ke arah tim lawan.
  5. Pukulan yang dilakukan dengan mengepalkan tangan dengan kuat.
  6. Saat memukul bola voli, pndahkan berat badan ke keki depan.
  7. Langkah terakhir, sebagai gerakan penutup, pindahkan kaki yang di belakang kedepan.

Service samping

Teknik service samping dilakukan dengan beberapa langkah diantaranya yaitu:

  1. Pemain berdiri dengan menggunakan kedua kaki dihadapkan ke sisi lapangan.
  2. Pegang bola voli menggunakan tangan kanan yang dijulurkan setinggi kepala.
  3. Setelah itu, lambungkan bola bola voli kedepan badan.
  4. Ayunkan tangan untuk memukul bola ke belakang.
  5. Tumpukan berat badan ke belakang dengan sedikit menekukkan kedua lutut.
  6. Angkat tangan dengan membentuk gerakan melingkar untuk memukul bola voli.
  7. Putarkan badan sedemikian rupa hingga menghadap net, setelah itu pindahkan berat tubuh ke depan.

Service atas

Langkah melakukan service atas adalah dengan melakukan langkah-langkah berikut:

  1. Pemain beridir dengan sedikit menekukkan kedua lutut dan salah satu kaki depan.
  2. Pegang bola voli menggunakan kedua tangan.
  3. Lambungan bola voli dengan menggunakan tangan kiri keatas hingga ketinggian kira-kira 1 meter diatas kepala didepan bahu.
  4. Setelah itu, secepatnya tarik tangan kanan ke belakang atas kepala dengan telapak tangan menghadap ke depan.
  5. Dorong tubuh ke belakang dan secepatnya pukul bola dengan telapak tangan. Dalam hal ini, posisi tangan lurus dan semua badan ikut bergerak.
  6. Saat memukul bola, pindahkan berat badan kedepan.

Jump Service

Untuk melakukan jump service adalah dengan melakukan langkah-langkah berikut:

  1. Pemain berdiri dengan merapatkan kedua kaki.
  2. Pegang bola voli menggunakan kedua tangan didepan tubuh.
  3. Lambungkan bola keatas.
  4. Diwaktu bola masih melambung, lakukan tolakan dengan salah satu kaki ke depan supaya mendapatkan lompatan yang baik.
  5. Ketika mendapatkan ketinggian yang optimal dan bola sudah di dalam jangkauan lengan, maka pukul bola tersebut,
  6. Saat memukul bola, tumpukan berat badan ke depan.
  7. Setelah itu, mendaratlah dengan benar.

2. Teknik Dasar Passing Dalam Bola Voli

Setelah berhasil menguasai teknik service, maka teknik selanjutnya yang harus dikuasai adalah passing.

Passing adalah suatu teknik yang dilakukan oleh seorang pemain untuk memberikan bola voli ke rekan satu timnya dengan menggunakan teknik tertentu untuk menciptaka strategi penyerangan.

Jadi, dalam bermain bola voli, teknik passing yang baik dan akurat sangan dibutuhkan agar bola bisa diarahkan kepada pemain berikutnya dengan baik dan bisa juga melancarkan penyerangan yang menghasilkan poin.

Bagaimana teknik melakukannya?

Secara umum, teknik Passing dalam permainan bola voli itu terbagi menjadi 2 macam, diantaranya yaitu passing atas dan passing bawah. Berikut penjelasannya masing-masing:

Teknik Passing Atas

Teknik passing atas pada permainan bola voli bisa dilakukan dengan mengikuti langkah-langkah berikut:

  1. Berdiri dengan tubuh siap dengan meregangkan kedua kaki selebar bahu.
  2. Tekukkan sedikit kedua lutut sehingga badan sedikit rendah dan dibungkukkan ke depan.
  3. Tumpukan berat badan pada ujung kaki bagian depan.
  4. Saat bola datang, secepatnya tempatkan badan berada dibawah bola.
  5. Angkat tangan dan lengan sedikit ditekuk serta buka lebar jari-jari tangan dengan renggang sehingga membentuk seperti mangkuk.
  6. Saat bola sudah berada dekat badan, tekukkan bagian siku atau pergelangan tangan dan posisi tangan sedikit berada diatas dahi, lakukan perkenaan bola dengan baik, yaitu tepat berada di jari-jari.
  7. Disaat bola menyentuh jari-jari, tegangkan bola agar bola dapat memantul dengan baik, setelah itu dorong dengan menggerakkan pergelangan tangan untuk selanjutnya disertai sambil meluruskan siku.
  8. Saat mendorong bola, jari yang paling dominan diunakan adalah ibu jari, jari tengah dan jari telunjuk.
  9. Sudahi gerakan mendorong dengan sedikit mengangkat tumit dari tanah/lantai lapangan, menaikkan lutut dan pinggul, meluruskan kedua lengan dan pandangan fokus mengikuti kemana arah bola.

Teknik Passing bawah

Teknik passing bawah dalam permainan bola voli bisa dilakukan dengan melakukan langkah-langkah sebagai berikut:

  1. Berdiri dengan membuka kedua kaki selebar bahu.
  2. Setelah itu luruskan dan rapatkan kedua lengan didepan badan sehingga kedua ibu jari sejajar.
  3. Ayunkan kedua lengan secara bersamaan dari bawah keatas hingga bahu.
  4. Saat bola tersentuh kedua lengan, luruskan lutut.
  5. posisi bola yang baik dan tepat yaitu diatas pergelangan tangan.
  6. Saat melakukan passing bawah ke arah depan, ayunkan lengan sekitar 90 derajat dengan bahu atau badan.

3. Teknik Dasar Smash Dalam Permainan Bola Voli

Smash atau spike adalah teknik dasar dari permainan bola voli yang dilakukan dengan cara memukul bola menggunakan kekuatan penuh sambil melompat, setelah itu bola diarahkan ke daerah tim lawan yang kosong.

Dalam permainan bola voli, teknik smash ini merupakan pukulan ketiga. Urutan dalam menerima bola adalah bola pertama dapat dilakukan dengan menggunakan passing bawah, setelah itu bola yang kedua menggunakan passing atas dan yang ketiga melakukan teknik smash atau spike.

Seorang Spiker atau penyerang idealnya memiliki postur dan lompatan yang tinggi, karena pada saat melakukan teknik smash, penyerang harus melakukan lompatan dan memukul bola dengan sekuat-kuatnya ketika berada dipuncak ketinggian.

Smash atau Spike ini dalam melakukannya harus menghasilkan serangan yang kuat dan menukik agar pemain lawan sulit bahkan tidak bisa menerimanya. Cara melakukan teknik smash terbagi menjadi 4 bagian yaitu, awalan, tolakan, pukulan dan pendaratan. Untuk lebih jelasnya berikut penjelasannya:

Awalan Teknik Smash

Langkah untuk melakukan awalan dalam teknik smash bola voli adalah sebagi berikut:

  • Langkah awaln normalnya berjarak 2,5 meter hingga 4 meter dari net.
  • Tubuh dalam keadaan rileks dan condong kedepan.
  • Seimbangkan berat tubuh pada kedua kaki saat persiapan awal.

Tolakan Pada Smash

Untuk melakukan tolakan teknik smash, kamu harus mengikuti langkah-langkah berikut:

  • Hentakkan jari kaki dan tumit ke tanah.
  • Ayunkan tangan kedepan.
  • Gerakkan telapak tangan, pinggul dan badan secara serasi dan sempurna.
  • Lakukan gerakan yang eksplosif diikuti lompatan vertikal.

Memukul Bola

Langkah-langkah memukul bola dalam teknik smash bola voli adalah sebagai berikut”

  • Berikan jarak bola di depan atas jangkauan lengan.
  • Dorong lengan dengan cepat, pukul bola sekuat dan secepat mungkin.
  • sentuhkan telapak tangan dengan bola teap berada di tengah bagian atas bola.
  • Setelah berhasil memukul bola, lakukan gerakan lanjutan ke arah garis tengah badan.
  • Pukulan yang benar akan menghasilkan putaran bola dan cepat.

 Sikap Mendarat

Langkah-langkah yang benar saat melakukan sikap mendarat dalam teknik smash adalah sebagai berikut:

  • Setelah berhasil melakukan smash, kembalikan badan pada posisi semula dengan sikap sempurna.
  • Kondisi tubuh tetap dalam keadaan rileks dan siap untuk serangan berikutnya.
  • Mendarat dengan kedua kaki layaknya seperti per.
  • Saat mendarat, lutut dan jari-jari kaki dalam keadaan lentur/rileks.

4. Teknik Dasar Blocking Dalam Permainan Bola Voli

Teknik block pada permainan bola voli digunakan untuk menahan tau mencegah serangan yang dilancarkan oleh tim lawan. Pertahanan bisa dilakukan dengan menggunakan kedua tangan dan diiringi oleh lompatan yang tinggi, setelah itu menahan bola agar tidak masuk kedalam daerah sendiri.

Setiap pemain harus menguasai teknik block ini, karena teknik ini sangat dibutuhkan oleh tim.>>

Langkah-langkah yang bisa dilakukan untuk melakukan teknik block adalah sebagai berikut:

  1. Berdiri dengan posisi kaki yang sejajar dengan kedua tangan berada di depan dada dan posisi tangan menghadap ke arah net.
  2. Kemudian lakukan lompatan mengikuti arah bola yang akan dipukul oleh pemain dari tim lawan.

Itulah 4 teknik dasar permainan bola voli yang harus kamu kuasai jika kamu benar-benar ingin menjadi pemain bola voli yang handal.

Tapi pada praktiknya, tidak hanya kamu yang mesti belajar tentang teknik-teknik  tersebut agar dapat memenangkan suatu pertandingan bola voli.

Kamu perlu tim! Bukan hanya tim, tapi tim yang hebat.Bagaimana tim yang hebat itu?

Tim yang hebat adalah tim yang bukan hanya para pemainnya menguasai teknik-teknik dalam bermain bola voli, tapi juga bisa menyusun strategi yang tepat, dan yang terpenting adalah bermain sesuai porsinya masing-masing.

Maksudnya? Dalam permainan bola voli, setiap pemain ditempatkan di posisinya masing-masing. Sehingga, mereka harus bermain sesuai dengan tugasnya di posisi tersebut.

Nah, kalau kamu belum tahu tentang posisi-posisi dalam permainan bola voli, silahkan baca artikel yang khusus membahas secara lengkap mengenai posisi pemain bola voli ini.

Tapi, kalau kamu malas bolak-balik halaman, berikut penjelasan secara singkatnya mengenai…

Peraturan Permainan Bola Voli

Tidak ada batasan dalam jumlah pemain yang menjadi standar dalam permainan ini. Sedangkan tujuan dari permainan ini adalah mempertahankan bola supaya tetap bergerak melewati net yang tinggi, dari wilayah tim hingga wilayah lawan.

Penghitungan Angka Dalam Bola Voli

  • Apabila pihak tim lawan bisa memasukkan bola ke dalam daerah kita maka kita kehilangan bola dan tim lawan mendapatkan nilai. 
  • Serve yang dilakukan harus dapat melewati net dan masuk ke daerah tim lawan. Apabila tidak masuk, maka nilai akan didapatkan oleh tim lawan.

Sistem Pertandingan Bola Voli

  • Sistem pertandingan bola voli menggunakan sistem setengah kopetisis yang terdiri dari 8 tim dan akan didistribusikan ke dalam 2 grup, masing-masing grup terdiri dari 4 tim.
  • Setiap tim terdiri dari 10 pemain, meliputi 4 pemain cadangan dan 6 pemain inti.
  • Pergantian pemain inti dengan cadangan pada waktu pertandingan sedang berlangsung tidak dibatasi.
  • Pertandingan tidak akan ditunda jika sa;ah satu atau lebih dari satu dari anggota tim sedang bermain untuk cabang olahraga yang lainnya.
  • Minimum jumlah pemain yang berada dilapangan adalah 4 orang.
  • Jika di lapangan pemain hanya 3 orang atau kurang dari 4 orang, maka tim tersebut akan dianggap gugur atau kalah.
  • Setiap pertandingan berlangsung sebanyak 3 babak (best of three), kecuali pada 2 babak telah ditentukan pemenangnya, maka babak ke tiga tidak perlu lagi dilanjutkan.
  • Sistem penghitungan poin yang digunakan adalah 25 rally point. Apabila point peserta seri (24-24) maka  poin akhir pertandingan akan ditambah menjadi 2 point. Tim yang pertama kali unggul dengan selisih 2 point akan memenangi pertandingan.
  • Kemenangan dalam pertandingan penyisihan mendapat nilai 1. Jika ada dua tim atau lebih mendapatkan nilai sama, maka penentuan juara group dan runner-up akan dilihat dari keunggulan angka pada tiap-tiap set yang dimainkan.

Kesalahan Dalam Permainan Bola Voli

Kesalah yang sering terjadi di dalam permainan bola voli diantaranya yaitu:

  • Pemain voli menyentuh net atau melewati garis batas tengah lapangan lawan.
  • Tidak diperbolehkan menangkap bola ataupun melempar bola, bola voli harus dipantulkan tenpa mengenai dasar lapangan.
  • Bola yang telah dipantulkan keluar dari lapangan belum dihitung sebagai out sebelum bola menyentuh permukaan lapangan.
  • Pada saat melakukan servis bola yang melewati lapangan dihitung sebagai point untuk tim lawan, begitu juga dengan sebaliknya, jika penerima servis lawan yang menyebabkan bola keluar dihitung sebagai poin untuk lawan.
  • Semua pemain wajib berada di dalam lapangan pada waktu dilakukannya serve.
  • Pemain melakukan spike diatas lapangan tim lawan.
  • Semua bagian tubuh boleh digunakan untuk memantulkan bola kecuali menggunakan kaki (menendang).
  • Setiap pemain dan pemain lawan mengenai net 2 kali pada saat memainkan bola dihitung sebagai double faults.
  • Setiap tim diwajibkan bertukar sisi lapangan pada setiap babak berakhir, dan jika diadakan babak penentuan (set ke-3) maka tim yang mempunyai nilai terendah boleh meminta tukar lapangan diwaktu setelah tim lawan memperoleh angka 13.
  • Setiap tim hanya boleh melakukan time out sebanyak 1 kali dalam setiap babak, time out berlangsung hayna selama 1 menit.
  • Diluar dari aturan yang terdapat disini, peraturan permainan mengikuti peraturan Internasional.

Ukuran Lapangan Bola Volly

Ukuran lapangan bola voli umumnya adalah 9 meter x 18 18 meter. Lebar garis batas serang untuk pemain posisi belakang memiliki jarak 3 meter dari garis tengah (sejajar dengan jaring). Garis bagian tepi lapangan adalah 5 meter.

Ukuran lebar net dimuali dari 1 meter, tinggi net untuk putra 2,43 meter dan untuk putri 2,24 meter. Jarak tiang net dengan garis tepi lapangan 0,5 – 1 meter,pita tepi samping net 5 cm sepanjang 1 meter, pita tepi atas net 5 cm dan mata jala net 10 cm.

Ukuran Bola

Bola voli memiliki keliling lingkaran 65 sampai 67 cm, dengan berat 260 sampai 280 gram. Tekanan udara di dalam bola standarnya sekitar 0,30 sampai 0,325 kg/cm2 (4,26 – 4,61 psi, 294,3 – 318,82 mbar atau hPa).

Ukuran Net Bola Voli Putra dan Putri

Ukuran tinggi net untuk putra yaitu 2,43 meter dan ukuran tinggi net untuk putri yaitu 2,24 meter.

Cara Bermain Bola Voli

Permainan bola voli ini dimainkan oleh 2 tim yang masing-masing tim terdiri dari 6 anggota pemain dan saling berlomba-lomba mencapai angka 25 terlebih dahulu, untuk memenangkan suatu babak.

Dalam sebuah tim, terdapat 4 peran penting, yaitu Spiker (smash), Tosser atau Setter, Libero dan Defender (pemain bertahan). Tosser atau disebut juga dengan pengumpan adalah orang yang memiliki tugas untuk mengumpan bola kepada rekan-rekannya dan mengatur jalannya permainan.

Spiker memiliki tugas untuk memukul bola supaya jatuh di daerah kekuasaan lawan. Libero adalah pemain yang memiliki tugas bertahan yang bisa bebas keluar dan  masuk, namun tidak boleh memukul (smash) ke daerah lawan. Sedangkan Defender adalah pemain yang bertugas bertahan untuk menerima serangan dari lawan.

Permainan voli mengharuskan menggunakan kemampuan otak yang prima, terutama pemain tosser. Tosser harus bisa mengatur alurnya permainan. Tosser harus menentukan pilihan apa yang harus dia lakukan dengan bola yang dia dapat dan semuanya itu harus dilakukan dalam waktu yang singkat sebelum bola menyentuh lapangan.